![]() |
| Cara Menghubungkan Subdomain Domainesia ke Blogger dengan Mudah |
Hai, sobat pengajar! Apakah kamu memiliki domain di domainesia dan ingin menggunakannya untuk blog blogger dengan alamat yang lebih profesional? Misalnya, dari domain utama pengajarpedia.com kamu ingin membuat demo.pengajarpedia.com, atau tryout.pengajarpedia.com, ataupun toko.pengajarpedia.com untuk latihan soal, tryout, demo sistem, atau toko jual/beli?
Kabar baiknya, hal tersebut bisa dilakukan tanpa harus membeli domain baru. Dengan melakukan custom subdomain ke blogger dan mengatur DNS melalui domainesia, kamu dapat menghubungkan subdomain milikmu ke blog blogger dengan cukup mudah.
Pada panduan ini, pengajarpedia akan membahas cara menghubungkan subdomain domainesia ke blogger secara lengkap, mulai dari mendapatkan CNAME di blogger, melakukan setting DNS Domainesia, memasukkan CNAME ke DNS Management, hingga mengaktifkan HTTPS.
Panduan ini dibuat khusus untuk sobat pengajar yang mungkin masih bingung dengan istilah seperti CNAME, DNS, Nameserver, Host, Target, dan custom domain Blogger.
Yuk, ikuti langkahnya satu per satu sampai subdomain blogger kamu berhasil digunakan!
Apa yang Perlu Disiapkan?
Sebelum mulai, pastikan sobat pengajar sudah memiliki:
- Domain aktif di Domainesia.
- Akses ke akun MyDomaiNesia.
- Blog yang sudah dibuat di Blogger.
- Akses ke akun Google yang digunakan untuk mengelola Blogger.
- Nama subdomain yang ingin digunakan.
1. Tentukan Nama Subdomain
Ingin membuat blog blogger dengan alamat seperti namasubdomain.namadomain.com, tetapi domainnya dibeli melalui domainesia?
Tenang, sobat pengajar. Kamu tidak perlu membeli hosting hanya untuk menggunakan subdomain tersebut. Selama domain dapat dikelola DNS-nya, subdomain bisa diarahkan ke blogger menggunakan CNAME.
Subdomain adalah alamat tambahan yang dibuat di bawah domain utama.
Sebagai contoh, kita akan menggunakan domain:
pengajarpedia.com
Kemudian membuat blog blogger dengan alamat:
demo.pengajarpedia.com
Cara ini cocok untuk sobat pengajar yang ingin memisahkan website utama dengan blog atau layanan lain.
Misalnya:
- pengajarpedia.com untuk website utama
- demo.pengajarpedia.com untuk demo sistem administrasi guru
- tryout.pengajarpedia.com untuk tryout
- toko.pengajarpedia.com untuk toko jual/beli.
2. Masuk ke Blogger
Buka blogger dan login menggunakan akun google yang digunakan untuk mengelola blog.
Pilih blog yang ingin diberikan alamat subdomain.
Kemudian buka: Setelan → Publikasi → Domain kustom
Pada bagian domain kustom, masukkan alamat subdomain sesuai keinginan sobat pengajar:
demo.pengajarpedia.com
Kemudian tekan Simpan.
Jangan kaget apabila Blogger menampilkan pesan error.
Pada tahap ini justru blogger akan memberikan informasi yang kita perlukan untuk melakukan verifikasi domain.
Blogger biasanya menampilkan dua CNAME.
CNAME pertama digunakan untuk menghubungkan subdomain dengan Blogger, sedangkan CNAME kedua merupakan kode keamanan yang bersifat unik untuk blog dan akun google kamu.
3. Login ke MyDomaiNesia
Sekarang kita beralih ke Domainesia.
Buka halaman login MyDomaiNesia, kemudian masuk menggunakan akun Domainesia yang digunakan untuk membeli atau mengelola domain.
Setelah berhasil login, buka bagian domains
Kemudian pilih domain yang ingin digunakan.
DomaiNesia menyediakan pengelolaan DNS melalui DNS Management di MyDomaiNesia.
Di halaman inilah kita akan membuat record yang diperlukan untuk menghubungkan subdomain dengan blogger.
Cari bagian untuk menambahkan DNS record baru.
Kemudian isi kurang lebih seperti berikut:
Host Name : demo
Canonical Name : ghs.google.com
Lalu isi lagi dengan CNAME kedua kurang lebih seperti berikut:
Setelah itu simpan perubahan.
Setelah DNS di Domainesia selesai disimpan, kembali ke Blogger. Buka: Setelan → Publikasi → Domain kustom. Masukkan kembali: demo.pengajarpedia.com, kemudian tekan Simpan.
Jika DNS sudah terbaca dengan benar, Blogger akan menerima domain tersebut dan menggunakannya sebagai alamat blog. Jika belum berhasil, jangan langsung menghapus record yang sudah dibuat. DNS membutuhkan waktu untuk diperbarui.
Google menyebutkan bahwa perubahan DNS dapat membutuhkan waktu, dan dalam beberapa kasus dapat berlangsung hingga sekitar 24–48 jam.
Selesai!
Menghubungkan subdomain domainesia ke blogger sebenarnya tidak serumit yang terlihat pada awalnya. Kuncinya hanya tiga: blogger memberikan CNAME, Domainesia mengelola DNS, dan keduanya harus dibuat saling terhubung.
Dengan metode ini, sobat pengajar dapat memanfaatkan satu domain untuk berbagai kebutuhan. Misalnya domain utama digunakan sebagai pusat informasi, sementara subdomain digunakan khusus untuk latihan soal, TKA, CPNS, ujian, tryout, materi pembelajaran, atau media interaktif. Jadi, daripada membeli domain baru untuk setiap proyek, kamu bisa memanfaatkan subdomain secara lebih efektif.
Semoga panduan ini membantu sobat pengajar yang sedang mencoba menghubungkan Domainesia dengan Blogger.
Selamat mencoba, dan semoga subdomain baru sobat pengajar berhasil online! 😊










